XStore theme

Apa Itu Gaya Scandinavian dalam Desain Interior?

Apa Itu Gaya Scandinavian dalam Desain Interior

Halo Sahabat POJAHOME! Kalau kamu sedang mencari inspirasi desain rumah yang simpel, elegan, tapi tetap hangat, mungkin Gaya Scandinavian bisa jadi pilihan tepat. Gaya ini sudah lama populer di berbagai negara, termasuk Indonesia, terutama di kalangan anak muda perkotaan yang menginginkan hunian praktis dan estetik.

Tapi sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan desain interior Scandinavian? Yuk, kita bahas lebih dalam supaya kamu bisa lebih paham sebelum menerapkannya di rumahmu.

Sebelum melanjutkan membaca artikel Apa Itu Gaya Scandinavian dalam Desain Interior?, yuk kenali dulu layanan kami yang mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda.

Apa Itu Gaya Scandinavian?

Apa Itu Gaya Scandinavian

Secara sederhana, gaya Scandinavian adalah aliran desain interior yang lahir dari negara-negara Nordik seperti Swedia, Denmark, Norwegia, hingga Finlandia. Desain ini terkenal dengan kesan minimalis, fungsional, dan estetis.

Kalau kamu pernah melihat rumah dengan warna netral Scandinavian, pencahayaan alami yang melimpah, serta penggunaan furniture gaya Scandinavian berbahan kayu alami, nah itulah ciri khasnya. Konsepnya mengutamakan keindahan yang tidak berlebihan, alias less is more.

Selain itu, gaya ini juga dekat dengan konsep rumah minimalis Scandinavian, di mana ruangan tidak terlalu penuh dengan dekorasi, tapi tetap terasa hangat, rapi, dan nyaman.

Buat kamu yang ingin tahu lebih dalam soal dasar-dasar interior, bisa cek juga artikel POJAHOME tentang desain interior supaya lebih paham sebelum memilih gaya tertentu.

Filosofi Gaya Skandinavia

Sahabat POJAHOME, tahukah kamu bahwa gaya Scandinavian bukan sekadar tren desain? Di baliknya ada filosofi hidup masyarakat Nordik yang disebut “Lagom”, artinya “cukup” atau “pas”. Mereka percaya kebahagiaan datang dari kesederhanaan, keseimbangan, dan kehangatan rumah.

Inilah kenapa Scandinavian home decor tidak pernah berlebihan. Segalanya dibuat sederhana tapi penuh makna. Perabot dipilih bukan hanya untuk cantik, tapi juga harus fungsional.

Selain itu, penggunaan material alami seperti kayu, kain linen, hingga batu alam mencerminkan kedekatan mereka dengan alam. Filosofi ini kemudian melahirkan desain rumah yang ramah lingkungan, nyaman, dan timeless.

Kalau kamu suka konsep serupa tapi ingin sentuhan lebih modern, kamu bisa juga baca artikel tentang Japandi Style, yang merupakan gabungan dari Japanese dan Scandinavian.

Ciri-ciri Utama Gaya Scandinavian

Ciri-ciri Utama Gaya Scandinavian

Supaya lebih jelas, berikut beberapa ciri khas gaya Scandinavian yang bisa kamu terapkan di rumah:

1. Warna Netral dan Soft

Palet warna adalah kunci! Umumnya, rumah dengan gaya ini memakai warna putih, abu-abu, krem, atau beige. Warna netral Scandinavian ini membantu menciptakan kesan lega, bersih, dan menenangkan.

Kalau ingin variasi, kamu bisa tambahkan sentuhan warna pastel lembut seperti biru muda atau hijau sage agar ruangan tidak terasa monoton. Untuk referensi kombinasi cat rumah, kamu bisa lihat juga inspirasi warna cat rumah minimalis.

2. Furniture Minimalis dan Fungsional

Scandinavian furniture design terkenal dengan bentuk simpel, ramping, dan material alami seperti kayu oak, jati, atau pinus. Desainnya ringan, tidak bulky, tapi tetap kuat.

Buat kamu yang ingin punya furnitur sesuai kebutuhan ruang, POJAHOME juga menyediakan layanan Custom Furniture yang bisa dibuat sesuai ukuran dan gaya rumahmu.

3. Pencahayaan Alami

Rumah di Skandinavia identik dengan jendela besar supaya cahaya alami bisa masuk maksimal. Di Indonesia, kamu bisa menyesuaikannya dengan penggunaan tirai tipis berwarna putih agar ruangan tetap terang tapi tetap private.

4. Dekorasi Rumah Scandinavian yang Sederhana

Dekorasi biasanya berupa tanaman indoor, tekstil seperti karpet rajut atau selimut bulu sintetis, serta karya seni minimalis. Jangan terlalu banyak aksesoris, cukup pilih beberapa yang fungsional dan estetik.

5. Material Alami

Kayu adalah elemen paling dominan dalam gaya ini. Selain kayu, ada juga material pendukung lain seperti batu alam, kulit sintetis, atau bahkan HPL dengan motif kayu untuk tampilan lebih modern dan praktis.

6. Ruang Tamu dan Kamar Tidur Scandinavian

  • Desain ruang tamu Scandinavian biasanya simpel dengan sofa minimalis berwarna netral, coffee table kayu, dan dekorasi tanaman hijau kecil. Ini menciptakan suasana ramah sekaligus hangat.
  • Kamar tidur Scandinavian mengutamakan kenyamanan dengan kasur empuk, pencahayaan lembut, serta nuansa warna putih dan abu-abu. Tambahan selimut rajut akan memberikan kesan cozy banget!

Kalau kamu butuh inspirasi furnitur lain, bisa cek artikel POJAHOME tentang furniture rumah minimalis.

7. Sentuhan Modern

Dalam perkembangannya, banyak orang memadukan gaya ini dengan elemen modern. Scandinavian modern biasanya lebih berani bermain dengan aksen hitam, detail logam, atau bahkan kombinasi material seperti kaca dan stainless steel.

Kalau kamu suka dapur dengan nuansa ini, kamu bisa kepoin artikel tentang desain kitchen set minimalis atau bahkan kitchen set aluminium yang sedang trend.

Jadi, Sahabat POJAHOME, sekarang kamu sudah tahu kan apa itu Gaya Scandinavian? Mulai dari asal-usul, filosofi hidup yang mendasarinya, hingga ciri khas utama yang membuatnya begitu populer.

Kalau kamu ingin menghadirkan nuansa Scandinavian style interior di rumah, apartemen, atau bahkan kantor, POJAHOME siap membantu. Sebagai kontraktor interior fit-out terpercaya di Jabodetabek, kami melayani desain dan pengerjaan interior untuk hunian, apartemen, kantor, hingga ruang komersil dengan kualitas terbaik.

Dengan pemilihan Scandinavian furniture design, warna netral, serta dekorasi rumah Scandinavian yang tepat, kamu bisa punya hunian yang tidak hanya estetik, tapi juga nyaman dan fungsional.

Butuh bantuan wujudkan rumah impian? Jangan ragu untuk menghubungi tim POJAHOME. Kami siap menemani perjalananmu menciptakan inspirasi rumah Scandinavian yang hangat, minimalis, dan modern.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Related Articles