Halo Sahabat POJAHOME! Kalau kamu sedang merenovasi rumah atau baru saja membeli hunian, pasti pernah mendengar istilah interior dan eksterior. Dua hal ini sering dipakai dalam dunia desain, tapi banyak orang masih bingung apa perbedaan keduanya. Padahal, memahami perbedaan ini penting supaya kamu bisa merencanakan hunian yang nyaman, fungsional, sekaligus estetik.
Di artikel ini, kita akan membahas pengertian, perbedaan, hingga contoh penerapan desain interior dan eksterior rumah. Jadi, kamu bisa lebih mudah menentukan konsep yang sesuai untuk rumah impianmu.
Sahabat POJAHOME, desain interior adalah seni sekaligus ilmu yang mengatur bagian dalam rumah agar nyaman, fungsional, dan indah dipandang. Interior mencakup ruang tamu, kamar tidur, dapur, ruang keluarga, hingga kamar mandi.
Fokus utama desain interior adalah bagaimana setiap ruangan bisa memenuhi kebutuhan penghuninya. Jadi, bukan hanya soal penampilan, tapi juga kenyamanan saat digunakan. Misalnya, penggunaan Custom furniture yang dirancang khusus sesuai ukuran ruangan, pemilihan pencahayaan, hingga pemakaian material seperti HPL untuk finishing furnitur agar tampil modern dan tahan lama.
Contoh desain interior modern yang populer saat ini adalah Japandi Style, yang menggabungkan kesederhanaan ala Jepang dengan kehangatan ala Skandinavia. Kamu bisa cek inspirasinya di artikel Japandi Style.
Beberapa elemen penting dalam desain interior rumah antara lain:
Dengan kombinasi elemen ini, interior rumah kamu bisa terasa lebih hidup, nyaman, sekaligus mencerminkan kepribadianmu.
Kalau interior fokus pada bagian dalam rumah, desain eksterior adalah tampilan luar bangunan. Ini mencakup fasad rumah, halaman, pagar, taman, hingga teras.
Desain eksterior bukan hanya soal estetika, tapi juga menyangkut perlindungan dan fungsi. Bagian luar rumah harus tahan terhadap cuaca, memiliki sistem drainase yang baik, dan tetap terlihat menarik. Misalnya, pemilihan cat dinding luar yang tahan hujan, atap dengan material berkualitas, hingga pencahayaan eksterior untuk keamanan malam hari.
Contoh desain eksterior minimalis yang banyak digemari anak muda perkotaan adalah penggunaan warna netral seperti putih, abu-abu, atau krem dengan bentuk bangunan sederhana namun elegan. Kamu bisa menemukan banyak inspirasinya di artikel desain rumah minimalis.
Elemen penting dalam desain eksterior rumah antara lain:
Eksterior yang dirancang dengan baik akan meningkatkan nilai estetika dan nilai jual rumah kamu.
Sahabat POJAHOME, meski sama-sama penting dalam desain rumah, interior dan eksterior memiliki fokus, fungsi, dan elemen yang berbeda. Supaya lebih jelas, yuk kita bedah satu per satu:
Sahabat POJAHOME, baik interior maupun eksterior adalah dua aspek yang saling melengkapi dalam desain rumah. Interior berfokus pada kenyamanan aktivitas di dalam rumah, sementara eksterior menjaga tampilan luar tetap estetik dan fungsional.
Kalau kamu ingin rumah yang indah luar dalam, pastikan kedua aspek ini seimbang. Gunakan Custom furniture untuk menata ruangan sesuai kebutuhan, pilih material eksterior yang tahan cuaca, dan jangan lupa bermain dengan interior display agar rumah terasa lebih hidup.
Jadi, sudah siap mewujudkan hunian impianmu dengan desain interior dan eksterior yang serasi?